Penyebab Sariawan Pada Balita yang Wajib Anda Ketahui

comerfit.com- Tak hanya orang dewasa namun anak-anak hingga balita sekalipun tak luput dari incaran bakteri dan jamur penyebab sariawan. Umumnya sariawan akan menyerang jaringan lunak pada rongga mulut, seperti gusi, lidah dan permukaan bibir lainnya. Biasanya area permukaan bibir yang terjangkit jamur penyebab sariawan akan timbul guratan merah dengan sensasi rasa perih dan nyeri tatkala melakukan makan, minum hingga berbicara sekalipun.

Bagi anak-anak kondisi mulut yang sedemikian rupa tentu akan membuatnya tidak nyaman dan rewel. Nah guna mencegah penyebaran jamur penyebab sariawan kenali penyebab sariawan pada balita terlebih dahulu untuk mengetahui cara penanggulangannya.

Meski bukan termasuk penyakit yang menular, namun munculnya sariawan pada rongga mulut menjadi penanda bahwasannya kekebalan tubuh anak sedang menurun. Keadaan yang sedemikian rupa tentunya dapat memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Nah maka dari itu ada beberapa penyebab sariawan pada balita wajib diketahui guna meminimalisir perkembangan jamur dan virus penyebab sariawan. Jika ingin mengetahui ulasannya lebih dalam lagi simaklah rangkuman dibawah ini.

Pemicu Sariawan Pada Balita yang Wajib Diketahui

1. Alergi Makanan Tertentu

Banyak sekali orang tua tak memperhatikan dengan seksama jenis makanan yang dikonsumsi oleh anak setiap harinya. Padahal beberapa jenis makanan tertentu seperti pedas dan berlemak menjadi pemicu utama timbulnya jamur penyebab sariawan pada ronga mulut anak. Nah sebelum memberikan anak Anda beragam jenis makanan pilih dan ketahui terlebih dahulu jenis makanan apa saja yang dapat memicu potensi timbulnya sariawan pada anak.

2. Kekurangan Pasokan Nutrisi

Kurangnya pasokan nutrisi dalam tubuh juga menjadi pemicu sariawan pada balita yang wajib Anda ketahui selanjutnya. Mengkonsumsi makanan bernutrisi ternyata bukan sekedar menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan saja, tetapi juga meminimalisir berkembangnya jamur dan bakteri penyebab sariawan. Biasanya anak-anak yang kekurangan vitamin B12, C, asam folat, zat besi dan zink disinyalir sangat rentan sekali terkena sariawan. Nah sebagai orang tua yang cerdas rutinlah memberikan asupan nutrisi kepada anak melalui sayuran dan buah-buahan guna mengurangi resiko terkena sariawan.

3. Mengalami Luka di Sekitar Mulut

Selain tersebut diatas, luka pada rongga mulut karena gesekan saat menggosok gigi atau tergigit ketika makan juga dapat menjadi pemicu timbulnya sariawan. Banyak orang menyepelekan luka tersebut, padahal keadaan yang sedemikian rupa dapat memicu sariawan, meskipun ukurannya sangat kecil. Keadaan ini semakin parah tatkala ketahanan tubuh Anda mulai melemah dengan pasokan nutrisi yang minim.

4. Stress Yang Berlebihan

Tak banyak orang mengetahui bahwa stress juga menjadi faktor pemicu timbulnya sariawan pada rongga mulut, terlebih ketika anak Anda sedang memasuki masa remaja. Guna meminimalisir timbulnya sariawan yang dapat mengganggu aktivitas hariannya, hendaknya ajarkan pada anak untuk tetap rileks dalam menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya. Berikan ruang dan waktu pada anak untuk bercerita dan mengekspresikan diri.

5. Infeksi Jamur

Kurangnya menjaga kebersihan rongga mulut pada anak juga dapat memicu timbulnya jamur dan bakteri penyebab sariawan. Tanpa disadari keberadaan bercak putih pada lidah dan pipi bagian dalam lambat laun akan membentuk sebuah lubang dengan rasa nyeri tak tertahankan.

Itulah tadi beberapa hal yang disinyalir menjadi pemicu sariawan pada anak yang wajib diketahui oleh setiap orang tua. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi solusi. Terima kasih.